browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Puisi

Portacamp, Oh Portacamp

Hai para bos “Selamat pagi!” Ucapan manis yang keluar dari anak buahmu Yang pagi ini dibayangi tinja di kamar mandi Tak masalah kepunyaan siapa mereka Yang gawat adalah milik kami tak bisa lagi diterima

Categories: Puisi | Tags: , , , , , , | Leave a comment

Aku, dan Peranku

Aku adalah aku. Bukan dia atau kamu. Mendiami badan yang sempurna, lengkap dengan indra-indra pengenal dunia. Mataku melihat dunia dalam pandang citra. Kupingku mendengar suara dengan getar nada-nada. Hidungku menciumi aroma surga sekaligus neraka. Lidahku mengecap tak terkecuali semua rasa. Dan kulitku merasa halus dan kasar sentuhan benda-benda. Aku adalah aku. Bukan dia atau kamu. … Continue reading »

Categories: Puisi | Leave a comment

L A

Pagi ini, di perjalanan ku menuju Bandung. Kamu kembali menggodaku. Dengan parasmu yang baru, dan aromamu yang, hmmm, aduhai menggoda. Selalu membuat pandangku terpana. Setelah hawa dingin merasuk ke ragaku. Kamu, dengan bodimu, menawarkan aku kehangatan tubuhmu. Dan, aku tergoda olehmu. Pagi ini kamu masih terbungkus oleh gaunmu yang berseri. Menutupi molek tubuhmu. Ingin aku … Continue reading »

Categories: Puisi | Leave a comment

Pada sepi…

Pada sepi, aku mengadu, Akan rindu yang semakin pilu, tentang mu dan ku. Tak mampu aku mengurai rasa yang disebut rindu. Darimana ia berasal dan kemana arah muaranya. Yang kutau hanyalah menikmati setiap hunusan pisau ke arah jantungku. Pada sepi, aku terkulai, Terisak dan menangisi kesendirianku. Bahkan dawai-dawai angin yang biasa terdengar kurasa mulai menjauhiku. … Continue reading »

Categories: Puisi | Leave a comment

Samudera Lain

Indah, dalam lamunan panjangku Kini saatnya ku meratapi takdirku Yang memang untukmu Tersandung kerikil yang kian membesar Saat ku coba tuk terus kagumi indah itu Mengalirku dalam perasaan kosong pengharapan Kian sakit ku rasa Mengarungi samudera lain yang elok Terasa kuat arus menarikku Terombang-ambing dalam gelombang besar Yang siap tenggelamkanku Dalam pelukan… Dalam dekapan… Dalam … Continue reading »

Categories: Puisi | Tags: , | Leave a comment