Hutanku…

Aku slalu bersamamu
Walau kau tak seperti dulu
Bukan maumu, [memang]
Kebiadaban merekalah yang mengharuskanmu

Kau begitu sempurna
Cerminan kehidupan dunia
Menjajnjikan ‘indah’ pada setiap mata
Memberi kebisuan tuk memuji
Indahnya kala itu

Kini,
Tetes keringat membasahiku
Darah adalah sumber airku
Perlahan racun rasuki rongga selku, namun pasti

Semakin mencekam dalam keramaian
Janji hunian 1×3
Tak sekedar cinta kini tuk memilikimu
Lebih dari sekedar memiliki
Kebutuhanku balas cintamu, padaku
Yang kini coba ku bangun
Hutanku…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *