PROPER

indexApa itu proper?

Proper atau Program Penilaian Peringkat Kinerja dalam Pengelolaan Lingkungan, adalah penilaian kinerja pengelolaan lingkungan suatu perusahaan yang memerlukan indikator yang terukur.

Tujuan Proper?

Tujuan dari diadakannya Proper adalah untuk meningkatkan peran perusahaan dalam melakukan pengelolaan lingkungan sekaligus menimbulkan efek stimulan dalam pemenuhan peraturan lingkungan dan nilai tambah terhadap pemeliharaan sumber daya alam, konservasi energi, dan pengembangan masyarakat.

Apa saja yang dinilai?

  1. Perencanaan/administrasi

Ketersediaan dokumen-dokumen mengenai rencana kerja sebagai acuan kegiatan di lapangan. Beberapa dokumen yang harus dilengkapi adalah AMDAL, RKTTL dan RKAB, RPT, Jaminan Reklamasi, serta Izin Prinsip

  1. Pengendalian Pencemaran Lingkungan

Ketersediaan lokasi serta rencana kegiatan untuk pengelolaan limbah perusahaan. Beberapa yang harus tersedia di lapangan adalah kolam Settling Pond (SP), penyimpanan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), Laboratorium, papan informasi kualitas pengelolaan limbah, serta jadwal perawatan dan kegiatan pengambilan sample lingkungan.

  1. Reklamasi dan Revegetasi

Aspek yang dinilai ada beberapa hal diantaranya rasio luasan areal yang sudah di reklamasi dan di revegetasi dengan luasan pembukaan tambang, sarana dan prasarana pembibitan pohon, hingga banyaknya jenis yang sudah ditanam dan diperbanyak.

  1. Pengembangan Masyarakat

Tanggung jawab perusahaan terhadap desa di sekitar area kegiatan. Meliputi bidang pendidikan, kesehatan, social budaya, serta infrastruktur yang dikembangkan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup serta pola pikir masyarakat di desa binaan untuk bisa turut serta membangun perusahaan.

  1. Tambahan

Nilai Proper akan lebih bertambah lagi jika perusahaan serta karyawannya sudah memiliki serifikasi-sertifikasi pendukung untuk pengelolaan lingkungan.

Macam-macam peringkat proper

  • Emas 

Kegiatan yang telah secara konsisten menunjukkan keunggulan lingkungan dalam proses produksi yang beretika dan bertanggung jawab terhadap masyarakat.

  • Hijau 

Kegiatan yang telah melakukan pengelolaan lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan dalam peraturan melalui pelaksanaan sistem pengelolaan lingkungan, pemanfaatan sumber daya secara  efisien, dan melakukan upaya tanggung jawab sosial dengan baik.

  • Biru

Kegiatan yang telah melakukan upaya pengelolaan lingkungan yang dipersyaratkan sesuai dengan  ketentuan atau peraturan perundang-undangan yang berlaku.

  • Merah 

Upaya pengelolaan lingkungan yang dilakukan belum sesuai dengan persyaratan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

  • Hitam 

Kegiatan yang sengaja melakukan kelalaian yang mengakibatkan pencemaran atau kerusakan lingkungan serta pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku atau tidak melaksanakan sanksi administrasi.

“Saat pohon terakhir sudah ditebang, dan mata air terakhir berhenti mengalir, baru saat itulah manusia sadar bahawa UANG tidak dapat dimakan dan diminum.”

*Dari berbagai sumber

[AAC]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *