browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Tagged With: puisi

Portacamp, Oh Portacamp

Hai para bos “Selamat pagi!” Ucapan manis yang keluar dari anak buahmu Yang pagi ini dibayangi tinja di kamar mandi Tak masalah kepunyaan siapa mereka Yang gawat adalah milik kami tak bisa lagi diterima

Categories: Puisi | Tags: , , , , , , | Leave a comment

Keruntuhan Hidup

Samar kudengar, Teriakanmu Rasakan putaran rantai Perlahan menembusmu Tetes matamu terlihat Dalam temaram sinar bulan Tanda runtuhnya sebuah kehidupan Kudapati warna keruh Dalam darah yang terbuang Kemurkaan Engkau Aku mencintaimu Entah tentang yang lain Aku membutuhkanmu Entah untuk yang lain Lebih dari sekedar suapan nasi Ku berbicara tentang hidup…

Categories: Puisi | Tags: , | Leave a comment

Hutanku…

Aku slalu bersamamu Walau kau tak seperti dulu Bukan maumu, [memang] Kebiadaban merekalah yang mengharuskanmu Kau begitu sempurna Cerminan kehidupan dunia Menjajnjikan ‘indah’ pada setiap mata Memberi kebisuan tuk memuji Indahnya kala itu Kini, Tetes keringat membasahiku Darah adalah sumber airku Perlahan racun rasuki rongga selku, namun pasti Semakin mencekam dalam keramaian Janji hunian 1×3 … Continue reading »

Categories: Puisi | Tags: , , | Leave a comment

Pertanyaan untuk sebuah revolusi

Apa yang terjadi Engkau kini menjadi kaku Lebih tinggi, besar Warnamu kini putih berkilau Tanpa daun… Aku seperti tersesat di dunia Yang tak pernah kukenal Dunia tiang berjajar, mengagumkan Aku tertidur seabad lalu Menikmati segar alamku Engkau mengelilingiku Kini ku terbangun Melihat perubahan Evolusimu kini Bukan lagi penghasil udara Lebih kepada kertas-kertas yang disebut ‘uang’ … Continue reading »

Categories: Puisi | Tags: , , | Leave a comment

Tentang Hidup…

Terkadang… Semua Slalu kupertanyakan Entah itu tentangmu, Tentangku, tentang kalian, Dan tentang semuanya Apa artinya untukku Tujuan sebenarnya Belum juga kutemui Bukan surga ku tatap Juga neraka ku ratap Lebih pada kesejatian Aku tetap tak mengerti seperempat abad usiaku Ku berjalan di tengah gelapnya dunia tanpa arah Hanya sebatang lilin Temani, terangi Dan ku trus … Continue reading »

Categories: Puisi | Tags: , | Leave a comment